Langsung ke konten utama

I don't like watching the last episode of K-drama

 KenaWhy?


Aku akan mengutarakan kekagumanku dulu pada para writernim K-Dramas dan segenap kru perdrakoran.
Kereeen banget, bisa nyiptain sebuah cerita fiksi yang bikin orang ikut larut dalam ceritanya.
Beruntungnya mereka dianugerahi ide dan gagasan yang kreatif untuk menciptakan sebuah serial drama.
Makin ke sini makin berkembang dan menarik. Hampir semua genre aku nikmatin. Akhir-akhir ini banyak banget drakor yang temanya relate dengan kehidupan saat ini. Suka deh.

Well, ketika aku nonton drama, apalagi suka banget sama drama itu, aku akan larut dalam ceritanya. Apalagi kalo ditambah suka sama para aktornya.
Drama korea itu kan episodenya ga banyak. Seringnya 16-20 episode. Tapi, bisa menyuguhkan alur cerita yang seakan aku udah ngikutin perjalanan para tokohnya sejak lama.
Mendalami karakter mereka, seakan ada di dunia nyata. Wuehhh.
Ketika sampai di episode akhir. Entah happy ending atau sad ending. Aku bakal ngerasa sedih banget, ga bisa move on untuk beberapa waktu (uhh lebaynyaaa)

Kenapa?

Karena, aku ga bisa ngikutin kisah mereka lagi (titik dua tanda kutip tanda kurung) maksudnya ini > :")  ~ apa sih ga jelas bangetttt 🀣
Rasanya seakan mereka yang udah mewarnai hidupku harus hilang. Tinggal kenangan. Yang padahal emang fiksi semata ga pernah ada dalam realita. Tapi terkenang.

Ingin rasanya menulis cerita seperti itu. Atau terlibat dalam proses penggarapannya.

Pertama kali nonton drakor kayanya Boys before flower atau boys over flower sih 😁  di Indosiar waktu SD kelas 6 deh kalo ga salah. Udah di dubbing tapi bagus dubbingannya. Setelah itu baru tau dan nonton drakor-drakor lainnya asli (no dubbing) saat di SMA.

Mau tau K-Drama apa aja yang udah aku tonton (enggalah, ga ada yang baca ga ada yang peduli juga wkwk)
(Siapa tau ada wkwk) lets chek this list. I will recommend for you nih 😊

••♡♡♡••
1. Boys Over Flower
2. Autumn in my heart
3. Full House
4. Pasta
5. Lie to me
6. Temptation of wife
7. Coffe prince
8. Secret Garden
9. My Lovely Girl
10. My Love from Another Star
11. Dream High 1
12. The Heirs 
13. The Legend of The Blue Sea
14. Goblin
15. Descendant of The Sun 
16. Fighting For My Way 
17. She Was Pretty 
18. Hwarang
19. Kill Me Heal Me 
20. Angry Mom
21. Pinnochio
22. Page Turner
23. Ma Boy
24. School 2015
25. School 2017
26. Lets Fight Ghost
27. Eulachaca Waikiki S1
28. Positive Physique 
29. EXO Next Door 
30. Andante 
31. Are You Human Too
32. Where you were sleeping 
33. Hospital Ship
34. Goblin 
35. Love in the moonlight
36. Reply 1988 
37. Moon Lovers (Scarlet Heart Ryo)
38. Voice 1 
39. Voice 2 
40. Voice 3
41. Beauty Inside 
42. Memories of The Alhambra
43. Sky Castle
44. Vagabond
45. Hi Bye Mama
46. Hospital Playlist
47. Crash Landing on You
48. When The Camelia Blooms
49. Mystic pop up bar
50. Its okay to not be okay
51. Missing: The other side
52. Catch the ghost
53. Start Up
54. Sound of Your heart
55. Sweet Home
56. True Beauty
57. Mr. Queen

 °°°
Yang aku inget, itu adalah drama-drama yang ku tonton sampe ending. Dari yang menurutku biasa aja sampe seru bangettt. 
Kalo suruh pilih 5 terfavorit. Saat ini sih aku pilih:
Reply 1988
Hi Bye Mama
Hospital Playlist
Moon Lovers
When The Camelia Blooms

Aku suka banget karena drama-drama ini berhasil bikin campur aduk perasaan aku saat nonton. Setelah nonton susah move on. (Kkkk~ lebay). Sebenernya ga bisa suruh pilih 5. 
Tapi yaudah deh itu. 

Yups itu dia list K-Drama yang pernah aku tonton dan kayanya bakal terus nambah πŸ˜‚

Anyeong πŸ‘‹


Komentar

Postingan populer dari blog ini

13in17 πŸ’™πŸ’–πŸ’Ž

  Holaheiyoooo.... Aku mau cerita lagiii... Walaupun tau yang baca cuma aku doang hehe... Udah lama banget mau nulis ini. Bercerita tentang mereka yang hingga detik ini mewarnai hari-hariku. Hadir dalam hidupku, layaknya seperti cahaya, menghadirkan canda, tawa, tangis, haru, bangga. Rasanya bertemu mereka menjadi salah satu alasan aku untuk bertahan ditengah kepelikan yang aku rasakan dalam hidupku. Setiap melihat mereka rasanya hidup ini baik-baik saja. Dan aku sangat bersyukur, Allah hadirkan mereka dalam cerita hidupku.  Mereka SEVENTEEN. Mereka bertiga belas yang bersatu dalam sebuah boygrup asal Korea Selatan. Yaellahh baku banget deh bahasanya haha. Okeyy biasa aja deh... Jadiii, ini bukan pertama kalinya sih jadi fangirl. Bukan baru tau banget juga tau seventeen. Gatau tepatnya kapan, aku mulai tau kayanya dari zaman lagu baksu, tapi ga sampe ngepoin mereka semua. Aku juga awalnya cuma tau Mingyu dan Seungkwan karena mereka suka muncul di beberapa variety show y...

Catatan akhir 2024

Dari tulisan-tulisan sebelumnya aku selalu menemukan diriku yg bilang "i feel like i lost my self" iyaaa... tau ga sih rasanya hidup tapi ngerasa kehilangan diri sendiri. Ngerasa tertinggal, ngerasa hampa, overthingking seperti udah jadi makanan sehari-hari diusia usia seperempat abad keatas atau quarter life crisis. Ga jarang masih suka bandingin diri sendiri sama pencapaian orang lain.  Tapi gapapa kan, perasaan-perasaan kaya gitu tuh wajar hadir dan dirasakan. Mungkin ada yang relate, mungkin ada yang ngga, karena proses setiap orang beda-beda. Pun dari perasaan-perasaan itu aku jadi banyak belajar untuk lebih mengenal diriku sendiri, menemukan diriku kembali, untuk merasa benar-benar hidup. Belajar untuk slow living aja, karena hidup setiap orang kan udah ada tracknya masing-masing ga sih hehe, jadi ga perlu diburu-buru, living in the moment, rasakan dan sadari sekecil apapun kebahagiaan yang hadir, rayakan sekecil apapun progres dalam hidup ini. Percaya bahwa setiap kita...

Nano nano my feelings (apasih…)

Kalian yang mungkin sedang membaca ini tahu atau mungkin pernah mendengar tentang keanekaragaman hayati? Iya, aku tidak akan menceritakan hal itu… HAHAHA (prik prik prik…) Pasti udah pada males buat lanjutin baca, lagian kaya ada yang bakal baca aja hueheee… Ok. Seriusss woy… Setelah segala keresahan, kegundahan, kesedihan, kelelahan, ketidak percaya dirian, banyaknya pikiran, dan segala macam perasaan… AKHIRNYA… Aku sampai dititik ini. Aku bisa SIDANG SKRIPSI dan LULUS. I’m so grateful… Masya Allah Tabarakallah… Ya, memang tidak tepat waktu, tapi aku berusaha meyakinkan diriku dengan bilang “gapapa, mungkin inilah waktu terbaik yang Allah kasih” Kecewa dan penyesalan pasti dirasakan, tapi lebih dari itu aku ingin meminta maaf pada diriku sendiri, karena selalu menempatkanmu dalam suasana penuh tekanan, memaksamu untuk selalu kuat dan baik-baik saja. Capek karena degdegan dan overthingking, rasanya begitu berat ya ☹ (ku menangis….) Dan Terima kasih… terima kasih memilih untuk bert...